SUMENEP, arusmadura.com – Dua bangunan semi permanen yang digunakan sebagai bengkel sepeda motor dan warung makan ludes terbakar di Jalan Raya Sumenep-Kalianget, Desa Marengan Daya, Kecamatan Kalianget, Senin (7/9/2026) petang.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, sesaat setelah azan Magrib. Api dengan cepat membesar dan merembet ke bagian atap karena tiupan angin cukup kencang.
Saat kejadian, kedua pemilik bangunan, Abdul Kifli (60), pemilik bengkel, dan Sulistiono, pemilik warung, sudah meninggalkan lokasi untuk pulang.
Abdul Kifli mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar bahwa warungnya terbakar. Ia kemudian bergegas menuju lokasi.
“Saya sudah di rumah. Tidak tahu, tiba-tiba dengar warung terbakar, langsung ke sini, api sudah besar,” katanya.
Enam unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas bersama warga langsung berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.
Sekitar 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Beruntung, kobaran api tidak sampai menjalar ke bangunan di sebelahnya.
Namun, sejumlah barang berharga ikut hangus. Di antaranya kompresor, kulkas, serta uang tunai sekitar Rp10 juta.
“Semua barang hangus, kompresor, kulkas dan uang Rp10 juta yang disimpan di dalam warung juga ikut terbakar,” ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting atau arus pendek listrik.
Kebakaran juga sempat membuat lalu lintas di Jalan Raya Sumenep-Kalianget tersendat sekitar satu jam karena banyak warga dan pengendara berhenti menyaksikan proses pemadaman.
Komentar Pembaca