PAMEKASAN, arusmadura.com – Harga cabai rawit merah di Kabupaten Pamekasan mengalami lonjakan cukup tajam. Di Pasar Kolpajung, harga komoditas tersebut kini mencapai Rp80 ribu per kilogram, jauh di atas harga normal yang berada di kisaran Rp30–35 ribu.
Kenaikan harga itu terpantau pada Senin (7/9/2026). Kondisi tersebut membuat sebagian konsumen harus mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan dengan kemampuan belanja.
Dilansir dari RRI.CO.ID, salah seorang pedagang bahan pangan di Pasar Kolpajung, Imam, mengatakan harga cabai rawit merah saat ini telah mencapai Rp80 ribu per kilogram.
“Saat ini, harga cabai rawit merah Rp80 ribu per kilogram. Biasanya, Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram,” katanya.
Menurut Imam, kenaikan tersebut tidak terlepas dari berkurangnya pasokan cabai di pasaran. Musim kemarau disebut turut memengaruhi hasil panen petani.
“Musim kemarau ini mempengaruhi pasokan di pasaran,” ujarnya.
Lonjakan harga juga mulai dirasakan dari sisi permintaan. Konsumen yang sebelumnya membeli dalam jumlah lebih banyak kini cenderung mengurangi takaran cabai yang dibeli.
“Pembelian konsumen menurun karena harga cabai cukup tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, harga sejumlah komoditas pangan lainnya di Pasar Kolpajung relatif masih stabil. Tomat berada di kisaran Rp9 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah sekitar Rp30 ribu dan bawang putih Rp32 ribu per kilogram.
Kondisi harga cabai rawit merah tersebut menunjukkan tekanan pada komoditas hortikultura masih terjadi, terutama ketika pasokan dari hasil panen mengalami penurunan akibat kondisi musim.
Komentar Pembaca