JEDDAH, arusmadura.com — Mahasiswa KKN Internasional Universitas Annuqayah Posko 33 mendampingi anak-anak Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Arab Saudi, melalui kelas membaca dan mengaji.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa selama menjalankan KKN. Mereka menggelar kedua kelas setiap hari pukul 09.30–10.30 waktu setempat.
Kelas membaca diikuti 47 anak. Program tersebut menyasar siswa sekolah dasar yang masih membutuhkan pendampingan dalam membaca dan menggunakan bahasa Indonesia.
Sementara kelas mengaji diikuti 42 anak. Mahasiswa memberikan pendampingan kepada anak-anak yang masih membutuhkan bimbingan dalam membaca Al-Qur’an.
Putri Ramadani, mahasiswa KKN Internasional Posko 33, mengatakan anak-anak Indonesia di luar negeri tetap membutuhkan ruang untuk mengenal bahasa dan budaya tanah air.
“Anak-anak Indonesia yang berada jauh dari tanah air tetap perlu memiliki ruang untuk mengenal dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik,” ujarnya.
Menurut Putri, pendampingan tidak hanya menyentuh kemampuan literasi. Mahasiswa juga ingin memberikan perhatian terhadap pembelajaran Al-Qur’an.
“Di saat yang sama, kami ingin pembelajaran Al-Qur’an juga tetap mendapat perhatian,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan literasi sekaligus tetap dekat dengan identitas Indonesia dan nilai keislaman.
“Harapannya, mereka tumbuh dengan kemampuan literasi yang baik tanpa kehilangan kedekatan dengan identitas keindonesiaan dan nilai keislaman,” harapnya.
Melalui kegiatan rutin tersebut, mahasiswa menyesuaikan pendampingan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing peserta. Program ini sekaligus menjadi upaya mahasiswa menjaga kemampuan dasar membaca, bahasa Indonesia, serta pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak Indonesia di Jeddah.
Keren