SUMENEP, arusmadura.com — Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Dewan Kota (DK) Madura resmi dilantik pada (29/8/2026) di hotel C1 Syariah Sumenep. Dalam momentum tersebut, Ach Zainuddin, Sekretaris Jenderal PPMI Nasional mendorong PPMI DK Madura memperkuat peran pers mahasiswa dalam mengawal berbagai persoalan di Madura.
Ia menilai PPMI DK Madura harus mampu menjadi wadah bagi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Madura untuk membangun pers mahasiswa yang kritis dan independen.
“PPMI DK Madura harus mampu menjadi wadah bagi LPM se-Madura yang kritis dan independen,” ujarnya.
Baca juga: PPMI DK Madura Resmi Dilantik, Bawa Semangat “Satu Pena untuk Madura”
Menurutnya, Madura memiliki potensi sumber daya alam, termasuk gas alam yang melimpah. Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kondisi masyarakat di tingkat bawah.
“Di Madura ada banyak potensi gas alam yang melimpah, namun masih banyak ketimpangan yang terjadi di bawah,” katanya.
Karena itu, ia mendorong pers mahasiswa tidak hanya berhenti pada pemberitaan, tetapi turut melakukan kerja-kerja jurnalistik di lapangan untuk mengawal pembangunan dan mengungkap persoalan yang terjadi di masyarakat.
“Perlu kiranya sebagai pers alternatif untuk turun melakukan investigasi, mengawal pembangunan dan ketimpangan yang terjadi di bawah,” tegasnya.
Baca juga: Sosialisasi HMP PGSD UPI Sumenep Usung Tema Tolak Kekerasan Seksual
Ia berharap PPMI DK Madura tetap menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan di Madura sekaligus menjadi pusat gerakan pers mahasiswa.
“Saya harap PPMI DK Madura tetap menjadi tonggak sebuah perubahan bagi Madura,” ujarnya.
Ia juga berharap gerakan yang dibangun PPMI DK Madura dapat menjadi inspirasi bagi PPMI DK lainnya.
“Dan mampu menjadi pusat gerakan pers mahasiswa sehingga dapat menginspirasi DK yang lain,” pungkasnya.
(Cdr/ArusMadura)
Komentar Pembaca