SUMENEP, arusmadura.com – Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep masa khidmat 2026-2027.
Pelantikan berlangsung di Auditorium STITA Sumenep, Senin (24/8/2026), bersamaan dengan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut dihadiri civitas akademika STITA, perwakilan organisasi mahasiswa (ormawa), perwakilan BEM Sumenep, perwakilan kelas, serta perwakilan OSIS MTs dan MA Aqidah Usymuni.
Presiden Mahasiswa STITA Sumenep, Moh. Luay, mengatakan pelantikan tersebut tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan. Menurutnya, momentum Maulid Nabi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah SAW.
“Momentum ini bukan sekadar pengukuhan atau pelantikan. Karena bertepatan dengan Maulid Nabi, kita juga bisa meneladani kepemimpinan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam,” ujarnya.
Ia mengatakan kepemimpinan Rasulullah memberikan contoh bahwa seorang pemimpin tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga menunjukkan keteladanan.
Luay berharap pengurus BEM STITA masa khidmat 2026-2027 dapat menjalankan amanah organisasi dengan menjadikan nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah sebagai salah satu landasan dalam menjalankan tugas.
Sementara itu, Ketua STITA Sumenep, Dr. Ahmad Efendi, Lc., MA., berharap kepengurusan BEM yang baru dapat ikut mendukung pengembangan kampus.
“Saya mengharapkan BEM yang baru saja dilantik dapat membantu serta memberikan dorongan dan dukungan untuk membawa STITA meraih cita-cita, dari sekolah tinggi beralih menjadi institut,” ungkapnya.
Ahmad Efendi menyebut pengembangan kelembagaan tersebut juga diarahkan melalui rencana penambahan tiga program studi baru.
Karena itu, ia berharap organisasi mahasiswa dapat mengambil peran positif dalam mendukung proses pengembangan kampus.
Pelantikan BEM STITA masa khidmat 2026-2027 menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan agenda organisasi selama satu periode ke depan.
Rangkaian Maulid Nabi dalam kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mengingat kembali nilai keteladanan dan kepemimpinan Rasulullah SAW.
Dengan kepengurusan baru, BEM STITA diharapkan dapat membangun komunikasi dan kolaborasi dengan civitas akademika serta organisasi mahasiswa dalam menjalankan kegiatan kemahasiswaan di lingkungan kampus.
(Thr/ArusMadura)
[…] Baca juga: Maulid Nabi Jadi Momentum Pelantikan BEM STITA Sumenep […]
[…] Baca juga: Maulid Nabi Jadi Momentum Pelantikan BEM STITA Sumenep […]